Kayuagung, Pelopor Sumatera.com — Sebanyak 3.979 warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik sekaligus membuka donasi untuk meringankan beban masyarakat terdampak.

Data sementara yang dihimpun Dinsos OKI mencatat, ribuan warga terdampak tersebar di empat kecamatan. Kecamatan Lempuing menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 1.770 kepala keluarga (KK). Disusul Kecamatan Lempuing Jaya sebanyak 1.660 KK, Kecamatan Mesuji 266 KK, serta Kecamatan Air Sugihan 283 KK.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI, Dwi Muzawal Zulkarnain, melalui Heriansyah, Kepala Bidang Bina Bencana Dinsos OKI, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

“Sejak awal kejadian banjir, kami langsung melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan serta desa. Selain itu, kami juga membuka donasi untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat,” kata Heriansyah, saat dikonfirmasi, diruang kerjanya, Rabu (14/1/2026).

Untuk mendukung upaya kemanusiaan tersebut, Dinsos OKI membuka open donasi yang disalurkan melalui Bank Sumsel Babel dengan nomor rekening 148.0902.5175 atas nama Erisna Yulis, staf Bina Bencana Dinas Sosial Kabupaten OKI. Donasi yang terkumpul akan sepenuhnya digunakan untuk membantu warga terdampak banjir.

“Open donasi ini sudah berjalan selama tiga hari. Dana yang masuk sudah kami rekap secara transparan dan sebagian sudah langsung kami salurkan ke lokasi terdampak,” jelas Heriansyah.

Dari donasi yang telah terkumpul, Dinsos OKI telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa paket sembako. Di Kecamatan Lempuing, sebanyak 100 paket sembako telah didistribusikan kepada warga terdampak. Sementara itu, Kecamatan Lempuing Jaya juga menerima 100 paket sembako yang disalurkan pada hari yang sama.

“Dana yang masih terkumpul terus kami himpun dan akan kembali kami salurkan secara bertahap, menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Selain bantuan dari donasi masyarakat dalam hal ini OPD yang ada di Pemkab OKI, Dinsos OKI juga menerima dukungan logistik dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Bantuan tersebut berupa paket BSKBA, yang meliputi perlengkapan mandi, pakaian bayi dan anak, pakaian dalam dewasa, selimut, biskuit anak, makanan siap saji untuk orang dewasa, serta kasur tidur.

Bantuan logistik tersebut dinilai sangat membantu warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang terdampak langsung akibat banjir.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Dinsos Provinsi Sumsel. Seluruh bantuan akan segera kami distribusikan ke wilayah terdampak sesuai dengan skala prioritas,” ujar Heriansyah.

Lebih lanjut, Dinsos OKI juga telah menyiapkan proposal bantuan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos). Proposal tersebut diharapkan dapat segera terealisasi guna memperkuat dukungan logistik dan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di Kabupaten OKI.

“Kami berharap banjir ini segera surut. Namun demikian, kami tetap menyiapkan langkah lanjutan, termasuk pengajuan bantuan ke Kemensos agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten OKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan aparat setempat. Masyarakat juga diajak untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui donasi resmi yang telah disediakan.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak, diharapkan penanganan dampak banjir di Kabupaten OKI dapat berjalan maksimal dan kondisi warga terdampak segera pulih. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *