Kayuagung, Pelopor Sumatera.com — Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Puskesmas Celikah, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tidak membuka pos pelayanan kesehatan khusus Nataru. Meski demikian, pihak puskesmas memastikan layanan Unit Gawat Darurat (UGD) tetap beroperasi penuh selama 24 jam.

Kepala Puskesmas Celikah, Susmiyati SKM, M.Kes melalui Penanggung Jawab UGD, Yanti Hairani, didampingi dokter umum dr Ayu Risky F, menyampaikan bahwa pelayanan UGD tetap berjalan normal dengan sistem tiga shift tenaga medis setiap hari.

“UGD tetap buka 24 jam. Petugas dibagi dalam shift pagi, siang, dan malam,” ujar Yanti, Rabu, (31/12/2025), Puskesmas Celikah.

Setiap shift diisi oleh bidan, perawat, dan dokter, dengan jumlah petugas sekitar tiga hingga empat orang. Shift pagi dimulai pukul 08.00–13.30 WIB, shift siang pukul 13.30–20.00 WIB, dan shift malam pukul 20.00–08.00 WIB.

Menurut Yanti, kesiapan fasilitas UGD juga dipastikan dalam kondisi memadai. “Peralatan UGD, stok obat-obatan, oksigen, obat injeksi, masker, hingga kursi roda tersedia dan cukup,” jelasnya.

Dokter umum Puskesmas Celikah, dr Ayu Risky F, mengakui bahwa tahun ini pihaknya tidak bergabung dalam pos pelayanan terpadu Nataru yang biasanya melibatkan lintas instansi.

“Memang tahun ini tidak ada pos kesehatan terpadu. Untuk pelayanan Nataru langsung ditangani oleh Dinas Kesehatan OKI,” ungkap dr Ayu.

Dia juga mengungkapkan keterbatasan jumlah dokter di Puskesmas Celikah yang saat ini hanya memiliki satu dokter. Namun, untuk kondisi darurat, pihaknya telah menyiapkan skema rujukan cepat.

“Jika ada pasien gawat darurat, kami langsung menghubungi dokter di RSUD Kayuagung dan dokter tersebut akan datang ke UGD Puskesmas Celikah,” jelasnya.

Meski demikian, dr Ayu menyebutkan bahwa hingga saat ini belum  terjadi lonjakan kasus gawat darurat selama periode Nataru. Sebagian besar pasien masih dapat ditangani oleh bidan dan perawat.

“Angka kunjungan pasien UGD masih relatif datar dan tidak ada peningkatan kasus serius,” katanya.

Yanti juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan UGD jika membutuhkan penanganan medis darurat.

“Kami standby 24 jam. Masyarakat juga bisa menghubungi nomor 0813-6898-0789 jika membutuhkan layanan darurat,” pungkasnya. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *