Penulis : Syakbanudin
Mesuji, OKI, Pelopor Sumatera.com – Kabar menggembirakan menyelimuti keluarga besar SD Negeri 2 Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Setelah bertahun-tahun menjalankan proses belajar mengajar di tengah keterbatasan sarana dan fasilitas yang membutuhkan perbaikan, sekolah tersebut akhirnya menerima bantuan rehabilitasi melalui Program Revitalisasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan oleh para guru, siswa, serta orang tua murid. Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten OKI, khususnya kepada H. Muchendi Mahzareki dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI yang telah memperjuangkan hadirnya bantuan tersebut bagi sekolah di wilayah pelosok.
Sebagai langkah awal dimulainya pembangunan, tim teknis dari Dinas Pendidikan OKI dijadwalkan melaksanakan kegiatan titik nol pada Jumat, 10 Juli 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati OKI dan Dinas Pendidikan OKI atas bantuan rehabilitasi melalui dana Revitalisasi APBN ini. Bantuan ini sangat berarti bagi sekolah kami, terutama demi kenyamanan dan keselamatan anak-anak saat belajar,” ujar Kepala SDN 2 Surya Adi, Andri Maria SPd, Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang diterima meliputi pembangunan satu ruang UKS baru, pemasangan lantai granit, serta rehabilitasi plafon ruang kelas yang sebelumnya masih menggunakan plafon kayu dan telah mengalami kerusakan akibat usia bangunan.
“Kondisi plafon sebelumnya banyak yang rusak bahkan beberapa bagian sudah jebol sehingga cukup mengkhawatirkan ketika kegiatan belajar berlangsung. Dengan adanya rehabilitasi ini, siswa tentu akan lebih aman dan nyaman saat berada di sekolah,” katanya.
Tidak hanya ruang kelas, pekerjaan rehabilitasi juga mencakup perbaikan plafon ruang teori, ruang administrasi, ruang perpustakaan, serta rehabilitasi empat unit kamar mandi sekolah yang menjadi fasilitas penting bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Meski demikian, pihak sekolah masih berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut.
Salah satu kebutuhan yang dinilai mendesak adalah pembangunan halaman sekolah menggunakan conblock. Selama ini, ketika musim hujan tiba, halaman sekolah kerap tergenang dan berlumpur sehingga mengganggu aktivitas siswa.
Selain itu, sekolah juga berharap adanya rehabilitasi rumah dinas guru agar dapat ditempati oleh tenaga pendidik yang bertugas di wilayah tersebut, mengingat lokasi sekolah yang cukup jauh dari pusat kota.
“Kami juga berharap ke depan dapat dibangun ruang komputer baru yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik maupun pembelajaran berbasis teknologi. Dengan fasilitas yang lebih baik, tentu siswa akan semakin termotivasi untuk belajar dan berkembang,” tambah Andri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Muhammad Refly MS, melalui Kepala Bidang SD, Ahmad, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim teknis akan melaksanakan titik nol pembangunan pada Jumat (10/7/2026).
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi dunia pendidikan di Kabupaten OKI,” ujarnya.
Bantuan rehabilitasi ini menjadi harapan baru bagi SDN 2 Surya Adi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Di tengah berbagai keterbatasan, perhatian pemerintah tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan di wilayah pelosok tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
Bagi para guru, siswa, dan orang tua, bantuan ini bukan sekadar pembangunan fisik bangunan sekolah, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda yang kelak akan menjadi penerus pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. (*)
