OKI, Pelopor Sumatera.com — Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak hanya diwarnai upacara dan perlombaan. Momentum kemerdekaan juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten OKI untuk hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kali ini, warga Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya, mendapat bantuan sosial sekaligus layanan kesehatan gratis melalui kegiatan anjangsana yang digelar pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten OKI, Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), serta BAZNAS OKI.
Sejumlah warga yang membutuhkan menjadi sasaran kegiatan, termasuk lanjut usia dan anak yatim. Selain bantuan sosial, masyarakat juga memperoleh layanan kesehatan berupa sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi perempuan melalui layanan pap smear.
HUT RI Jadi Momentum Berbagi
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Meilina Muchendi, mengatakan kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial.
Menurutnya, peringatan HUT RI menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskan semangat tersebut melalui kepedulian dan aksi nyata bagi masyarakat.
“Peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni dan perlombaan. Ini momentum untuk merenungkan kembali perjuangan para pahlawan dan mengisinya dengan hal-hal yang memberikan manfaat bagi sesama,” kata Ike.
Ia mengatakan kegiatan anjangsana juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara pemerintah, organisasi wanita dan masyarakat.
Tidak hanya bantuan sosial, perhatian juga diberikan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya perempuan.
Ike menilai kesehatan perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang kuat. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental kaum ibu akan berdampak terhadap ketahanan serta kebahagiaan keluarga.
“Perempuan harus sehat secara fisik dan mental. Ketika ibu sehat dan berdaya, keluarga juga akan lebih kuat,” ujarnya.
Bupati OKI: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan kegiatan anjangsana merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
Menurut Muchendi, bantuan yang disalurkan melalui organisasi wanita tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama warga yang membutuhkan di sejumlah dusun di Desa Sungai Belida.
“Bantuan sosial yang disalurkan melalui organisasi wanita merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan di sejumlah dusun di Desa Sungai Belida,” ujarnya.
Muchendi berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebagai simbol peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.
Warga Diminta Tidak Mudah Terprovokasi
Di tengah musim kemarau dan berbagai kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Muchendi turut mengingatkan masyarakat agar menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Ia meminta warga tidak mudah percaya terhadap informasi atau isu yang belum jelas kebenarannya, terlebih jika berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Yang paling penting, mari kita jaga kerukunan dan ketenangan. Jangan mudah terpengaruh provokasi. Suasana kemerdekaan harus kita isi dengan kebersamaan dan hal-hal positif,” kata Muchendi.
Kegiatan di Desa Sungai Belida tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari membantu warga kurang mampu, memperhatikan kesehatan masyarakat hingga memperkuat persatuan dan gotong royong. (*)
Penulis: Tabroni/Real
Editor: Syakbanudin
