OKI, Pelopor Sumatera.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) terus mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendekatan kolaboratif berbasis riset. Salah satunya dengan membuka peluang kerja sama bersama kalangan akademisi guna merumuskan kebijakan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai melalui audiensi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Aprin Palembang dengan Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, Rabu (28/1/2026), di Kantor Bupati OKI.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan sinergi antara Pemkab OKI dan STIE Aprin Palembang, khususnya dalam mendukung penyusunan kebijakan daerah berbasis data dan kajian ilmiah, terutama pada sektor optimalisasi PAD jangka panjang.

Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan akademik sebagai bagian dari pengambilan keputusan strategis.

“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan riset dan analisis akademik agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam memperkuat perencanaan serta pengelolaan PAD,” ujar Muchendi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik diharapkan mampu menghadirkan terobosan baru dalam menggali potensi ekonomi lokal, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan.

Sementara itu, Pakar Kehumasan STIE Aprin Palembang, Rulius Surahman, menilai audiensi tersebut sebagai momentum strategis bagi akademisi untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Ini bukan sekadar pertemuan formal. Kami melihat adanya ruang konkret bagi akademisi untuk terlibat langsung dalam penguatan kebijakan publik, terutama optimalisasi PAD berbasis data dan riset,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan ilmiah diyakini dapat membantu pemerintah daerah memetakan potensi ekonomi Kabupaten OKI secara lebih komprehensif.

“Dengan dukungan kajian yang tepat, potensi pendapatan daerah dapat digarap secara maksimal, terarah, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, STIE Aprin Palembang diwakili oleh Dr. Yuliza (pakar ekonomi dan sumber daya manusia), Rulius Surahman (pakar kehumasan), Trisno Okonisator, Umar Hendri, serta Salim Kosim.

Sementara dari jajaran Pemkab OKI, Bupati Muchendi didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Aris Panani, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) OKI H. Riswandi, serta Sari Dewi Naintina Septi yang mewakili Dinas Komunikasi dan Informatika serta Kesbangpol OKI. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *