KAYUAGUNG, Pelopor Sumatera.com — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) semakin terasa. Sebanyak 92 regu pelajar SD dan SMP turun ke jalan mengikuti Lomba Gerak Jalan Indah di Kayuagung, Rabu (12/8/2026).
Sejak pagi, ruas jalan di Kayuagung dipenuhi barisan pelajar dengan seragam warna-warni, yel-yel penuh semangat, hingga variasi gerakan yang membuat warga antusias menyaksikan dari pinggir jalan.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan titik start di Lapangan Dinas Sosial, Kelurahan Sukadana, dan berakhir di Lapangan Hatta, Kelurahan Sidakersa.
92 Regu Pelajar Ikut Ambil Bagian
Dari 92 regu yang ambil bagian, sebanyak 46 regu berasal dari tingkat SD, terdiri atas 19 regu putra dan 27 regu putri.
Sementara dari tingkat SMP juga terdapat 46 regu, dengan rincian 23 regu putra dan 23 regu putri.
Peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Kayuagung. Tahun ini, lomba juga diramaikan pelajar dari Kecamatan Sirah Pulau Padang dan Kecamatan Pedamaran.
Kehadiran peserta dari sejumlah kecamatan tersebut membuat suasana perayaan HUT ke-81 RI di OKI semakin meriah sekaligus memperluas semangat kebersamaan antarpelajar.
Wakil Bupati OKI: Bukan Sekadar Perlombaan
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, mengatakan Lomba Gerak Jalan Indah tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan dalam rangka memperingati kemerdekaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, sportivitas dan kepercayaan diri.
“Yang kita lihat hari ini bukan hanya gerak jalannya, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, kompak, dan percaya diri. Semangat seperti ini penting untuk membentuk generasi muda OKI,” kata Supriyanto.
Ia menambahkan, semarak HUT ke-81 RI harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelajar.
Menurut Supriyanto, momentum kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah dan bangsa Indonesia.
“Kami ingin peringatan kemerdekaan ini menjadi milik semua masyarakat. Anak-anak harus tumbuh dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga menjadi bagian dari Kabupaten OKI dan Indonesia,” ujarnya.
Warga Kayuagung Antusias Saksikan Gerak Jalan
Sepanjang rute lomba, warga Kayuagung tampak berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan penampilan setiap regu.
Sejumlah warga bahkan mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler. Sorakan dan tepuk tangan terdengar ketika para pelajar menampilkan variasi gerakan dan yel-yel andalan masing-masing.
Salah seorang warga, Santi (38), mengatakan kegiatan tersebut membuat suasana peringatan HUT RI di Kayuagung terasa semakin hidup.
“Seru melihat anak-anak tampil dengan semangat. Selain menghibur, kegiatan seperti ini juga membuat suasana HUT RI lebih terasa di tengah masyarakat,” katanya.
Pelajar: Kami Latihan Agar Gerakan Kompak
Bagi para peserta, Lomba Gerak Jalan Indah juga menjadi ajang untuk menunjukkan hasil latihan yang telah dilakukan bersama.
Salah seorang peserta tingkat SMP, Intan (13), mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kami sudah latihan bersama supaya gerakannya kompak. Senang bisa tampil hari ini dan ikut memeriahkan HUT RI bersama teman-teman,” ujar Intan.
Menurutnya, latihan bersama bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membuat para peserta semakin kompak dan saling mendukung.
Gerak Jalan Jadi Simbol Kebersamaan
Dengan melibatkan 92 regu pelajar SD dan SMP, Lomba Gerak Jalan Indah menjadi salah satu kegiatan yang berhasil mempertemukan pelajar dan masyarakat dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Barisan pelajar yang bergerak dari Sukadana menuju Sidakersa bukan hanya menghadirkan hiburan bagi warga, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya disiplin, kekompakan dan semangat kebersamaan.
Semarak HUT ke-81 RI di Kayuagung pun terasa semakin hidup. Dari langkah para pelajar hingga tepuk tangan warga di sepanjang jalan, kemerdekaan dirayakan bersama dengan penuh semangat. (*)
Penulis : Tabroni/ Real
Editor : Syakbanudin
