Kayuagung, Pelopor Sumatera.com – Tangis haru, tawa bahagia, dan guyuran air menyatu dalam momen perpisahan siswa kelas VI SD Negeri 3 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (18/6/2026).
Berbeda dari sekolah pada umumnya, SDN 3 Kayuagung kembali menghadirkan tradisi unik yang selalu dinanti para siswa setiap tahun, yakni siraman air menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebagai penutup perjalanan mereka di bangku sekolah dasar.
Begitu semprotan air dari mobil Damkar menyembur ke arah siswa, suasana sekolah langsung berubah riuh. Sorak-sorai dan gelak tawa pecah dari para siswa yang berlarian menikmati guyuran air bersama guru dan teman-teman mereka.
Sebanyak 56 siswa kelas VI resmi dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026. Acara pelepasan mengusung tema “Melangkah dengan Ilmu, Meraih Masa Depan Gemilang” sebagai simbol harapan agar para lulusan mampu melanjutkan pendidikan dengan semangat dan prestasi yang lebih tinggi.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh makna. Kepala SDN 3 Kayuagung, Maimunah, S.Pd., M.Pd., secara simbolis melepas atribut seragam siswa dan menyerahkannya kepada orang tua sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan dasar.
Dalam sambutannya, Maimunah menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SDN 3 Kayuagung.
“Hari ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal langkah menuju cita-cita yang lebih besar. Teruslah belajar, berprestasi, dan jaga nama baik keluarga serta almamater SDN 3 Kayuagung di mana pun kalian berada,” pesan Maimunah.
Ketua Komite Sekolah, Yepi Dariusman, turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan. Ia berharap para siswa dapat menjadi generasi yang membanggakan serta membawa nama baik SDN 3 Kayuagung di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami bangga kepada anak-anak semua. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal meraih masa depan. Teruslah berprestasi dan tunjukkan bahwa lulusan SDN 3 Kayuagung mampu bersaing dan mengharumkan nama sekolah,” ujarnya.
Suasana haru semakin terasa saat doa bersama dipanjatkan oleh siswa dan guru. Sejumlah orang tua tampak meneteskan air mata menyaksikan putra-putri mereka resmi meninggalkan bangku sekolah dasar.
Namun suasana haru itu seketika berubah menjadi kegembiraan saat mobil Damkar mulai menyiramkan air ke lapangan sekolah. Tradisi yang telah menjadi ikon perpisahan SDN 3 Kayuagung tersebut kembali menghadirkan kenangan manis yang akan terus diingat para lulusan.
Tak hanya siswa, para guru pun ikut larut dalam kebahagiaan dan menerima guyuran air bersama anak didik mereka. Momen kebersamaan itu menjadi simbol perpisahan yang sederhana namun sarat makna.
Pembagian rapor dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Tahun Ajaran 2025/2026.
Dengan penuh semangat dan kenangan indah, 56 lulusan SDN 3 Kayuagung kini siap melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya, membawa harapan, doa, serta pengalaman tak terlupakan dari sekolah yang telah menjadi rumah kedua mereka selama enam tahun terakhir. (sbn)
