Penulis: Syakbanudin
KAYUAGUNG, Pelopor Sumatera.com – Memasuki hari pertama kegiatan belajar mengajar usai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kepala SMAN 3 Kayuagung, Yuliarti Effendy, M.Pd, langsung bergerak cepat melakukan pembenahan di berbagai sektor. Mulai dari penguatan disiplin siswa, peningkatan kualitas pembelajaran, pembenahan fasilitas sekolah hingga menargetkan lahirnya lebih banyak prestasi akademik maupun nonakademik.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Yuliarti untuk mengembalikan marwah SMAN 3 Kayuagung sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang selama ini dikenal banyak melahirkan siswa berprestasi.
Tak hanya fokus pada proses belajar mengajar, Yuliarti juga menunjukkan kepemimpinan yang aktif sejak pelaksanaan MPLS. Ia terjun langsung memantau seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan MPLS, meninjau kondisi asrama siswa, hingga memastikan seluruh peserta didik baru mendapatkan pembinaan yang baik sejak hari pertama masuk sekolah.
Sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi dengan keluarga, Yuliarti juga mengundang seluruh orang tua dan wali murid kelas X untuk hadir pada acara penutupan MPLS. Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa diminta menyampaikan kesan, pesan, serta memberikan penilaian terhadap pelaksanaan MPLS. Berbagai testimoni terbaik dari para siswa kemudian ditampilkan pada acara penutupan sebagai bentuk evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan MPLS pada tahun-tahun berikutnya.
Pelaksanaan MPLS di SMAN 3 Kayuagung juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi. Di antaranya petugas Pemadam Kebakaran yang memberikan simulasi penanggulangan kebakaran, Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, serta personel Kodim yang memberikan pembinaan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan karakter kepada para peserta didik baru.
“Kami ingin mengembalikan marwah SMAN 3 Kayuagung sebagai sekolah unggulan. Sekolah ini memiliki sejarah panjang dalam mencetak prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Potensi itu harus kita bangkitkan kembali,” tegas Yuliarti Effendy saat ditemui Pelopor Sumatera.com di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026).
Menurut mantan Kepala SMAN 1 Sirah Pulau Padang tersebut, salah satu indikator keberhasilan sekolah adalah meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi, baik Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun jalur mandiri.
Karena itu, sejak awal tahun ajaran baru, ia mulai membangun semangat baru di lingkungan sekolah dengan memberikan motivasi kepada seluruh guru agar semakin percaya diri dalam mendidik dan membimbing siswa menuju prestasi terbaik.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Saya ingin seluruh guru memiliki semangat yang sama untuk membimbing siswa dengan sepenuh hati, sehingga mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.
Prioritaskan Keamanan Asrama
Sebagai sekolah yang memiliki fasilitas asrama, SMAN 3 Kayuagung juga memberikan perhatian khusus terhadap keamanan dan kenyamanan peserta didik.
Yuliarti memastikan seluruh siswa yang tinggal di asrama akan mendapatkan pengawasan maksimal. Salah satu langkah yang diterapkan adalah menugaskan seorang guru untuk mendampingi setiap ruangan asrama.
“Orang tua harus merasa tenang ketika mempercayakan anaknya tinggal di asrama. Karena itu, kami menyiapkan sistem pendampingan guru agar siswa merasa aman, nyaman, dan tetap mendapatkan pembinaan karakter,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihak sekolah juga akan segera memasang Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik strategis guna meningkatkan sistem keamanan di lingkungan sekolah dan asrama.
Percantik Lingkungan Sekolah
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, pembenahan fisik sekolah juga menjadi perhatian. Dalam waktu dekat, manajemen sekolah akan melakukan pengecatan gedung agar lingkungan belajar menjadi lebih bersih, nyaman, dan representatif.
Menurut Yuliarti, suasana sekolah yang rapi, indah, dan nyaman akan memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa.
Bangun Prestasi dengan Pendidikan Berkarakter
Lebih jauh, Yuliarti menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter siswa.
Ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk mengajar dengan hati, membangun kedekatan emosional dengan peserta didik, serta menjadi sosok guru sekaligus orang tua di lingkungan sekolah.
“Kami ingin menanamkan kesadaran belajar dari dalam diri siswa. Ketika mereka memiliki motivasi yang kuat dan guru mengajar dengan hati, insya Allah prestasi akan mengikuti,” katanya.
Ajak Orang Tua Bersinergi
Di akhir wawancara, Yuliarti mengajak seluruh orang tua dan wali murid untuk membangun sinergi bersama sekolah dalam mendampingi perkembangan anak.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Kami optimistis dengan dukungan orang tua, guru, serta seluruh warga sekolah, SMAN 3 Kayuagung akan kembali menjadi sekolah unggulan yang mampu mencetak lulusan berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya. (*)
