MULYAGUNA, Pelopor Sumatera.com — Kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Mulyaguna terus mendapat perhatian. Hal itu tercermin dari hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2026 yang menunjukkan nilai 82,35.
Angka tersebut bukan sekadar capaian administratif, tetapi menjadi gambaran nyata bagaimana masyarakat menilai kualitas pelayanan yang diberikan Puskesmas Mulyaguna.
Berdasarkan data survei yang ditampilkan Puskesmas Mulyaguna, sebanyak 335 responden ikut memberikan penilaian. Dari jumlah tersebut terdiri atas 123 laki-laki dan 212 perempuan.
Responden juga berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan sehingga memberikan gambaran yang cukup beragam mengenai pengalaman masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Dari sisi pendidikan, responden terdiri atas 37 orang berpendidikan SD, 56 orang SMP, dan 211 orang SMA.
Sementara berdasarkan pekerjaan, terdapat 66 responden dari kalangan karyawan swasta, 34 wirausaha, dan 204 responden dari kategori pekerjaan lainnya.
Suara Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi
Capaian nilai IKM 82,35 menjadi modal penting bagi Puskesmas Mulyaguna untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Masukan masyarakat melalui survei kepuasan tidak hanya menjadi angka dalam laporan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek pelayanan yang sudah baik maupun yang masih perlu dibenahi.
Pesan yang disampaikan Puskesmas Mulyaguna pun cukup jelas:
“Suara Anda, semangat kami untuk terus berbenah dan melayani,”ujar Pimpinan Puskesmas Mulya Guna, H Doris, SKM, MKes.
Dia mengungkapkan semangat tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai fasilitas dan tindakan medis, tetapi juga menyangkut keramahan, kecepatan, ketepatan, kenyamanan, serta kemampuan tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Puskesmas Mulyaguna, kata dia, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu memberikan penilaian dan masukan.
“Terima kasih atas penilaian yang telah Anda berikan. Masukan Anda sangat bermanfaat untuk kemajuan unit kami agar terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” kata H Doris.
Kepercayaan Harus Dijaga
Menurut H Doris, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam evaluasi pelayanan, hasil IKM dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif.
Bagi Puskesmas Mulyaguna, nilai 82,35 bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk terus melakukan perbaikan.
“Sebab, kepuasan masyarakat pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa tinggi sebuah angka, tetapi tentang seberapa besar masyarakat merasa dilayani, didengar, dihargai dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,”paparnya.
Berdasarkan data resmi Pemkab OKI melalui SIPUTRI juga mencatat Puskesmas Mulyaguna memperoleh predikat “Baik” (B) dalam hasil analisis IKM 2026. Dengan demikian, capaian IKM tersebut layak menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Puskesmas Mulyaguna untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, ramah dan berkualitas. (*)
Penulis : Syakbanudin
