Kayuagung, Pelopor Sumatera.com – Kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kini, produk-produk unggulan khas daerah memiliki ruang permanen untuk dipamerkan dan dipasarkan setelah Galeri Dekranasda dan Warung PKK Kabupaten OKI resmi dibuka di Jalan Merdeka, Kayuagung.

Peresmian galeri dilakukan langsung oleh Hj. Feby Deru selaku Ketua TP PKK Sumatera Selatan sekaligus Ketua Dekranasda Sumsel, pada Selasa, 12 Mei 2025. Kehadiran galeri ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan UMKM lokal, khususnya bagi para perajin wastra dan kriya khas OKI agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Berbagai produk unggulan khas daerah kini ditampilkan dalam satu ruang representatif yang modern dan terbuka setiap hari. Mulai dari Batik Biduk Kajang Sehaluan dengan motif budaya sungai khas OKI, Songket Bidak Cukit yang telah dikreasikan menjadi busana dan fesyen modern, hingga anyaman purun Pedamaran yang diolah menjadi tas, sandal, dompet, serta dekorasi rumah bernilai ekonomi tinggi.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan gerabah khas Kayuagung yang kini tampil sebagai dekorasi artistik bernilai premium, serta berbagai kriya kayu berbentuk perahu kajang yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat pesisir dan sungai di wilayah OKI.

Ketua Dekranasda OKI, Ike Muchendi mengatakan, galeri tersebut bukan sekadar etalase produk, melainkan wadah strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM lokal dari sisi promosi, pelestarian budaya hingga perluasan pasar.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Melalui galeri ini, kami ingin memberi ruang agar para perajin bisa terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih luas,” ujar Ike Muchendi.

Menurutnya, keberadaan galeri permanen ini memudahkan masyarakat maupun tamu luar daerah untuk mengenal lebih dekat produk-produk unggulan khas OKI tanpa harus menunggu agenda pameran tertentu.

Sementara itu, Hj. Feby Deru menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga harus dibarengi peningkatan desain, kualitas produk, dan akses pasar yang lebih luas.

“Tugas kami membantu dari hulu hingga hilir. Desain harus semakin menarik, kualitas dijaga, dan pasar diperluas,” tegas Feby Deru.

Dalam kesempatan tersebut, Feby juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para perajin mengenai proses produksi, tantangan usaha, hingga peluang pengembangan pasar. Ia menilai produk UMKM OKI memiliki potensi besar untuk berkembang hingga tingkat nasional bahkan ekspor apabila terus mendapatkan pendampingan.

Di sisi lain, Bupati OKI, H. Muchendi menyebut kehadiran galeri ini menjadi strategi penting untuk mendekatkan produk lokal kepada masyarakat, wisatawan, hingga tamu luar daerah yang mencari oleh-oleh autentik khas OKI.

“Galeri ini bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Kita ingin produk lokal OKI semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Muchendi.

Dengan hadirnya Galeri Dekranasda OKI, pemerintah daerah berharap produk-produk kriya, wastra, dan kerajinan khas daerah semakin dikenal masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Bumi Bende Seguguk.

Produk unggulan khas OKI yang tersedia di Galeri Dekranasda antara lain:

  • Batik Biduk Kajang Sehaluan
  • Songket Bidak Cukit
  • Anyaman Purun Pedamaran
  • Gerabah khas Kayuagung dan Kriya kayu Perahu Kajang (*)

Tags: #DekranasdaOKI #UMKMOKI #UMKMSumsel #AnyamanPurun #BatikOKI #SongketOKI #Kayuagung #GerabahKayuagung #PeloporSumatera

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *