AIR SUGIHAN, Pelopor Sumatera.com – Upaya mencegah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terus dilakukan Puskesmas Air Sugihan 25. Di tengah musim kemarau dan potensi paparan asap maupun debu, masker dibagikan kepada para pelajar di wilayah Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Pembagian masker menyasar pelajar SMPN 1 Air Sugihan serta siswa sekolah dasar (SD) di wilayah Air Sugihan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah preventif Puskesmas Air Sugihan 25 untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan, khususnya pada anak-anak dan pelajar yang tetap beraktivitas di luar ruangan.
Pimpinan Puskesmas Air Sugihan 25, Sentot, S.Kep., Ners, mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari upaya pihaknya memberikan perlindungan sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu upaya kami untuk mencegah ISPA. Masker tidak hanya diberikan kepada pelajar SMP, tetapi juga kepada siswa SD dan masyarakat yang ada di Kecamatan Air Sugihan,” ujar Sentot.
Menurutnya, musim kemarau perlu diwaspadai karena kondisi udara dapat menjadi kurang baik akibat debu maupun asap, terutama apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Karena itu, Puskesmas Air Sugihan 25 mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara berdebu atau berasap.
“Kami berharap para pelajar dan masyarakat dapat membiasakan diri menggunakan masker ketika kondisi udara kurang baik. Ini merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi kesehatan pernapasan,” katanya.
Selain membagikan masker, Puskesmas Air Sugihan 25 juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat diharapkan segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Air Sugihan 25 terus memperkuat langkah pencegahan ISPA, khususnya bagi anak-anak dan pelajar, agar tetap sehat dan terlindungi selama musim kemarau. (*)
Penulis/ Editor : Syakbanudin
