Penulis : Syakbanudin
Tanjung Lubuk, Pelopor Sumatera.com – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMP Negeri 1 Tanjung Lubuk terus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) tersebut diisi dengan berbagai materi edukatif, mulai dari pengenalan tata tertib sekolah, penguatan karakter, literasi digital, hingga pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun di media sosial.
Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Lubuk, Zauhari, M.Pd mengatakan, MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Tanjung Lubuk.
“Kami ingin seluruh peserta didik baru merasa aman, nyaman, dan bahagia berada di sekolah. SMPN 1 Tanjung Lubuk berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak serta bebas dari perundungan,” ujarnya.
Pada hari ketiga ini, para siswa mendapatkan materi mengenai etika bermedia sosial, keamanan digital, bahaya kecanduan game online, serta pentingnya menjaga jejak digital yang positif. Materi tersebut diberikan sebagai upaya membekali siswa menghadapi tantangan era digital yang semakin berkembang.
Selain itu, peserta MPLS juga diajak mengenal budaya sekolah melalui penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun), penguatan profil pelajar Pancasila, serta pembiasaan hidup bersih dan disiplin.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para siswa baru terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, permainan edukatif, hingga kegiatan pengenalan fasilitas sekolah yang dipandu oleh guru dan panitia MPLS.
Zauhari berharap seluruh peserta didik baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan menjadikan SMPN 1 Tanjung Lubuk sebagai tempat belajar yang menyenangkan sekaligus tempat tumbuhnya generasi berprestasi dan berkarakter.
“Melalui MPLS Ramah ini, kami ingin menanamkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta membangun hubungan yang harmonis antar siswa, guru dan warga sekolah,” tambahnya. (*)
