OKI, Pelopor Sumatera.com — Dalam waktu satu bulan, wajah Desa Pematang Sukatani berubah. Jalan yang dulu sulit dilalui kini terbuka. Air bersih mulai mengalir. Rumah-rumah yang tak layak huni kembali berdiri kokoh.
Itulah hasil nyata dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0402/OKI, yang resmi ditutup pada Kamis (21/5) di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Apa Saja yang Dibangun?
Selama sebulan penuh, Satgas TMMD bersama TNI, pemerintah daerah, dan warga bergotong royong merampungkan sejumlah pembangunan fisik:
Jalan desa sepanjang 6 kilometer
5 unit rumah tidak layak huni (RTLH) direhabilitasi
5 unit MCK dibangun
5 unit sumur bor dipasang
Mushala setempat direnovasi
Lahan jagung seluas 1,5 hektare ditanam sebagai program ketahanan pangan
Tak hanya fisik, program nonfisik juga berjalan — mulai dari penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
“Perubahan Nyata, Bukan Sekadar Janji”
Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyebut TMMD menjadi bukti konkret bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat bisa menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga.
“Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini terbuka. Fasilitas dasar diperbaiki. Kebutuhan air bersih mulai terpenuhi,” ujar Muchendi.
Ia berharap terbukanya akses jalan akan mendorong distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar dan roda ekonomi desa semakin berputar.
Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis menambahkan, TMMD bukan sekadar program pembangunan biasa. “Ini adalah ruang kebersamaan. Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan nyata di pedesaan,” katanya.
Dansatgas TMMD ke-128 Gunawan Wibisono memastikan seluruh target baik fisik maupun nonfisik, berhasil diselesaikan tepat waktu. Ia berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. (sbn/real)
