OKI, Pelopor Sumatera.com – Ancaman musim kemarau panjang dan fenomena iklim ekstrem yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak lagi bisa diremehkan. Menyadari hal ini, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Korea resmi memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).
Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui pengembangan sistem berbasis teknologi canggih yang terpusat di Forest and Land Fire Management Center, Markas Daops Manggala Agni OKI, Sepucuk, Kayuagung.
Penguatan sistem ini bukan tanpa alasan. Ancaman fenomena El Niño diperkirakan akan memicu musim kemarau lebih panjang, sehingga secara drastis meningkatkan risiko karhutla, terutama di kawasan lahan gambut OKI yang sangat rentan terbakar.
Tak Lagi Cara Konvensional
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim saat ini menuntut strategi pengendalian karhutla yang jauh lebih adaptif dan terpadu.
“Upaya pencegahan tidak lagi cukup mengandalkan cara-cara konvensional. Kita membutuhkan dukungan teknologi, kesiapsiagaan petugas, serta peralatan canggih yang mampu mendeteksi titik api secara real-time,” ungkap Muchendi.
Dengan adanya pusat komando baru ini, pemantauan area gambut yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat dilakukan melalui integrasi sensor tanah, drone pemantau, dan citra satelit yang didukung oleh transfer teknologi dari Korea Selatan.
Peluang Green Investment dan Teknologi Lingkungan
Kerjasama ini juga membuka mata para pelaku industri bahwa sektor lingkungan dan green technology kini menjadi primadona baru. Kebutuhan akan alat pemantau kualitas udara, drone penyiram air, hingga aplikasi Early Warning System (EWS) diprediksi akan meningkatkan nilai investasi startup teknologi lingkungan di Sumatera Selatan.
Partisipasi Masyarakat adalah Kunci
Secara teknis, sistem ini akan mengintegrasikan laporan dari masyarakat. Jika Anda melihat titik api atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan melalui aplikasi atau hotline Daops Manggala Agni. (sbn/real)
Bagaimana menurut Anda tentang teknologi baru ini? Apakah akan efektif menekan angka karhutla tahun ini? Tulis opini Anda di kolom komentar!
Tags/Keywords: #Karhutla OKI, #Kebakaran Hutan, #El Nilo, #Kerjasama #Indonesia Korea, #Teknologi Lingkungan, #Lahan Gambut Sumsel.
